Selasa, 22 September 2015

Melaporkan kebohongan seharusnya kepada TUHAN bukan pada Medsos atau Polisi

Memang semua kebohongan yang pada awalnya bisa diyakini sebagai kebenaran oleh pihak yang tidak sadar terbohongi, akan terbongkar saat pihak yang membohongi mendadak membabi buta membuat kebohongan baru untuk menutupi kebohongan sebelumnya yang sudah ketahuan oleh publik.
Yang lebih lucu lagi adalah: pihak yang sudah terlanjur dibohongi, masih nekat membela pihak yang membohongi mereka dengan dalih bahwa relawan yang membuktikan kebohongan tersebut adalah pemftnah dan diancam akan dilaporkan ke Polisi.
Seharusnya kalau soal yang beurusan dengan TUHAN, kita langsung datang lapor pada TUHAN saja dengan kerendahan hati, tanyakan kepada TUHAN, sebenarnya apa orang itu bohong atau tidak?
Seringkali kami terlanjur menganggap seseorang amat baik, tidak mungkin membohongi kami, tetapi dengan tegas Roh Kudus tegur kami sebagai berikut : Orang yang kau anggap baik itu, hatinya jahat. Tapi kami tidak perlu umumkan ke media sosial bahwa hatinya jahat. Cukup dengan meneteskan air mata kami di kaki Tuhan dan mohon pengampunanNya atas orang tsb dan belas kasihanNya serta berkatNya pada dia agar dia luput dari Murka Tuhan sehingga bisa masuk dalam Kerajaan Surga!

 http://bersatulahdalamgerejakatolik.blogspot.co.id/2015/09/dibongkar-penipuan-steven-indra-oleh.html?showComment=1442980184264#c5185447868182677837

Tidak ada komentar:

Posting Komentar